PesonaTropis
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Membakar Malam – Persembahan Terbaru dari Tenholes

Published Juni 13, 2026 · Updated Juni 13, 2026 · By Jennifer Miller

Membakar Malam, Persembahan Terbaru dari Tenholes

Membakar Malam - JAKARTA - Band punk rock berbasis di Jakarta, Tenholes, kini telah meluncurkan maxi-single terbaru mereka yang berjudul Membakar Malam. Kolaborasi dengan label rekaman Demajors memungkinkan peluncuran ini, yang menampilkan dua trek musik: Membakar Malam dan Tiga. Proyek ini menggambarkan kembali komitmen band tersebut untuk menyajikan musik yang menggabungkan genre punk rock dengan instrumen mandolin sebagai elemen khas.

Pembuatan Lagu yang Memakan Waktu Tiga Bulan

Proses rekaman Membakar Malam dan Tiga membutuhkan waktu sekitar tiga bulan, melibatkan berbagai studio di Jakarta. Awalnya, Tenholes menyelesaikan bagian guide mereka secara mandiri di markas Rumah Bergerak, sebuah tempat yang menjadi pusat kreativitas bagi grup ini. Setelah selesai dengan aransemen dasar, mereka membagikan demo mentah ke sejumlah rekan yang dianggap memiliki kemampuan untuk memberikan masukan kritis.

Dalam rangka memperbaiki kualitas, band ini mengundang Jimi Multhazam, Yongki Quickening, serta Prabu Pramayougha—yang juga merupakan vokalis Saturday Night Karaoke—untuk menjalani sesi hearing bersama. Tidak hanya itu, mereka juga berkesempatan menghadiri sesi diskusi dengan David Tarigan, seorang produser yang dianggap bisa memberi arahan strategis. Proses ini membantu mengubah arah produksi, terutama dalam mengembangkan konsep musik yang lebih kuat dan relevan.

Mandolin sebagai Kunci Kreativitas

Dalam karya terbaru ini, Tenholes memperkenalkan instrumen mandolin sebagai bagian integral dari komposisi. Cpx, yang bertindak sebagai pemain mandolin, mengungkapkan bahwa alat ini memberikan nuansa unik yang memperkaya dinamika musik. "Mandolin membuat setiap lagu terasa lebih personal dan emosional," kata Cpx. Pemilihan instrumen ini dianggap sebagai pengembangan dari gaya musik yang sudah dikenal sebelumnya, sambil tetap mempertahankan esensi punk rock yang penuh energi.

Penggunaan mandolin dalam Membakar Malam dan Tiga disebut-sebut sebagai upaya mengeksplorasi segi baru dalam ekspresi musikal. Beberapa anggota band mengakui bahwa alat ini menjadi jembatan antara genre tradisional dan modern. "Kami ingin menunjukkan bahwa punk rock bisa tetap dinamis, bahkan dengan penambahan elemen yang tidak biasa," tambah Lettoys, bassist dari Tenholes. Proses perekaman pun dilakukan dengan hati-hati, mulai dari aransemen drum yang dihasilkan di Starlight Studio hingga penyelesaian akhir di Caltara Studio.

Proses Kolaborasi yang Berjalan Lancar

Di tengah proses rekaman, Tenholes menemui Franki 'Pepeng' Indrasmoro di kantor Massive Publisher. Kebetulan, Caltara Studio menjadi salah satu fasilitas yang bisa digunakan oleh label tersebut. Hal ini menjadi keputusan logis untuk melanjutkan proses perekaman, termasuk untuk lagu utama Membakar Malam. "Kami memilih Caltara Studio karena dukungan penuh dari Massive Publisher dan kualitas teknis yang sesuai," jelas Andyan Gorust, drummer Tenholes.

Hasilnya, dua lagu tersebut akhirnya terwujud dengan nuansa yang berbeda dari karya-karya sebelumnya. Membakar Malam, yang menjadi anthem utama, menggambarkan semangat para kelas pekerja yang terus berjuang di tengah rutinitas yang monoton. Lagu ini dikemas dengan lirik yang menyentuh dan melodi yang menginspirasi. Sementara Tiga lebih menekankan refleksi terhadap situasi dunia saat ini, seperti tekanan global dan perubahan sosial yang terjadi.

Signifikansi Lagu dan Karya Terbaru

Sebagai persembahan terbaru, Membakar Malam dan Tiga diharapkan mampu mengisi ruang yang kosong dalam industri musik. Ukien Skins, vokalis utama, mengungkapkan bahwa lagu ini memiliki makna lebih dalam. "Ini adalah bentuk perlawanan terhadap kebosanan, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang-orang yang merasa terpinggirkan oleh sistem yang ada," ujarnya. Tiga, di sisi lain, disebut-sebut sebagai kritik terhadap kondisi global yang terus berubah, terutama dalam konteks kesenjangan sosial dan ekonomi.

Dengan adanya dukungan dari Demajors dan Massive Publisher, Tenholes berhasil menghadirkan karya yang lebih matang. Proses kerja sama antara band dan label tersebut dianggap sangat produktif, dengan berbagai diskusi intensif tentang konsep dan produksi. "Kami bisa merasa lebih percaya diri karena ada tim yang mendukung kami selama perekaman," kata Cepy, gitaris Tenholes. Hal ini memperkuat ekspektasi publik terhadap band punk rock yang konsisten menawarkan karya dengan visi dan suara yang jelas.

Kontribusi Anggota dalam Proses Kreatif

Setiap anggota Tenholes memberikan peran penting dalam membentuk karakter karya ini. Ukien Skins, sebagai vokalis, memastikan lirik-lirik yang dianggap bisa menyentuh hati pendengar. Sementara itu, Endry, gitaris kedua, menekankan pentingnya harmoni yang seimbang antara instrumen tradisional dan modern. "Kami berusaha memadukan keduanya agar tidak terasa terlalu eksperimental, tapi tetap menyenangkan," kata Endry.

Cpx, yang memainkan mandolin, mengatakan bahwa alat ini menjadi identitas baru bagi band. "Ini bukan hanya tentang musik, tapi juga tentang menciptakan pengalaman yang berbeda bagi pendengar," ungkapnya. Lettoys, bassist, menambahkan bahwa proses rekaman di Caltara Studio memungkinkan mereka untuk mengembangkan suara yang lebih solid. "Kami merasa lebih bebas bereksperimen tanpa mengorbankan kualitas," lanjut Lettoys.

Kesimpulan dan Harapan Masa Depan

Maxi-single Membakar Malam dan Tiga menjadi bukti bahwa Tenholes terus berkembang dalam menyajikan musik yang relevan. Dengan latar belakang Jakarta sebagai kota yang dinamis, band ini berharap karya ini bisa mencerminkan perubahan dan perjuangan masyarakat lokal. "Kami ingin menjadi suara bagi mereka yang tidak bisa mengekspresikan diri dengan cara lain," pungkas Andyan Gorust.

Sementara itu, untuk ke depannya, Tenholes berencana menghadirkan album penuh yang akan mengeksplorasi lebih banyak genre dan tema. Proses ini diharapkan bisa memperkuat posisi mereka dalam dunia musik Indonesia. Dengan kombinasi kreativitas dan kolaborasi yang solid, band punk rock ini terus menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan persembahan yang membangkitkan semangat dan perhatian.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News.