PesonaTropis
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: Partai Demokrat Bantah Kabar soal AHY Terkait dengan Sony Sonjaya di Kasus BGN

Published Juni 10, 2026 · Updated Juni 10, 2026 · By Susan Hernandez

Partai Demokrat Bantah Hubungan AHY dengan Sony Sonjaya dalam Kasus BGN

Latest Program - JAKARTA - Partai Demokrat secara tegas membantah berita yang menyebut ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait dengan Sony Sonjaya, yang kini menjadi tersangka dalam kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Pernyataan ini dikeluarkan setelah muncul berbagai rumor yang mengaitkan AHY dengan keterlibatan Sony Sonjaya dalam penyelidikan kasus tersebut.

Penjelasan dari Herzaky Mahendra Putra

Menurut pernyataan dari Herzaky Mahendra Putra, yang menjabat sebagai kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, AHY tidak memiliki hubungan dengan Sony Sonjaya. Ia menegaskan bahwa AHY tidak pernah membangun koneksi atau berkomunikasi langsung dengan pihak yang bersangkutan. “AHY tidak pernah membangun hubungan dengan Sony Sonjaya. Tidak ada pertemuan, tidak ada interaksi, dan tidak ada indikasi bahwa AHY memiliki peran dalam urusan kasus BGN ini,” ujar Herzaky dalam pernyataan tertulis, Selasa (9/6).

“AHY tidak pernah membangun hubungan dengan Sony Sonjaya. Tidak ada pertemuan, tidak ada interaksi, dan tidak ada indikasi bahwa AHY memiliki peran dalam urusan kasus BGN ini,”

Herzaky juga menambahkan bahwa AHY tidak pernah mengusulkan atau merekomendasikan siapa pun kepada Sony Sonjaya terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), alias dapur MBH, maupun urusan lainnya. Pernyataan ini menanggapi isu yang muncul di media sosial yang menyebutkan bahwa AHY terkait dengan dua orang kolonel dalam konteks kasus korupsi BGN.

Unggahan di Media Sosial Disanggah oleh Partai Demokrat

Dalam upaya memperjelas isu tersebut, Herzaky menyebut bahwa berbagai unggahan di media sosial belum memberikan penjelasan yang jelas tentang siapa sebenarnya yang dimaksud dengan frasa ‘2 Orang Kolonel usulan AHY’. Menurutnya, tidak ada data spesifik atau fakta pendukung yang menyatakan bahwa AHY memiliki keterlibatan langsung dengan Sony Sonjaya.

“Apabila yang dimaksud adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, maka pengaitan tersebut tidak memiliki dasar fakta apa pun,”

Ketua Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat ini menekankan bahwa penyebaran informasi tersebut bisa dianggap sebagai fitnah. “Kabar yang menyebar sekarang ini jelas tidak benar dan tidak didukung oleh bukti-bukti konkret,” tegasnya. Ia juga menyatakan bahwa partainya bersikeras bahwa AHY tidak memiliki peran dalam penyelidikan kasus BGN.

Konteks Kasus Korupsi BGN dan Dampak pada AHY

Kasus korupsi yang menimpa Sony Sonjaya mencuri perhatian publik karena terkait langsung dengan program MBG, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui distribusi makanan bergizi. Dalam penyelidikan yang sedang berlangsung, Sony Sonjaya diduga terlibat dalam pengelolaan dana program tersebut. Namun, Partai Demokrat menegaskan bahwa AHY tidak terlibat dalam proses ini.

Herzaky menjelaskan bahwa AHY hanya menjadi salah satu tokoh partai yang dipercaya mengemban tugas tertentu, tetapi tidak memiliki hubungan langsung dengan pihak yang sedang diselidiki. “AHY tidak memiliki niat atau keinginan untuk melibatkan diri dalam kegiatan korupsi, apalagi menyebutkan nama-nama yang bisa memicu kontroversi,” tambahnya.

Pernyataan ini sekaligus membantu memperjelas keterlibatan AHY dalam kasus tersebut. Herzaky juga menyebutkan bahwa AHY selama ini dikenal sebagai figur yang terus menerus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. “AHY adalah sosok yang selalu memperhatikan kebijakan publik, terutama dalam hal penggunaan dana untuk kepentingan rakyat,” ujar Herzaky.

Perbedaan Penjelasan dan Tantangan Informasi

Menurut Herzaky, keberadaan informasi yang menyebut AHY terkait dengan Sony Sonjaya berdasarkan frasa yang tidak spesifik memicu kebingungan di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa jika frasa tersebut merujuk pada AHY, maka pernyataan tersebut tidak bisa dipertahankan karena tidak memiliki dasar fakta. “Frasa ‘2 Orang Kolonel usulan AHY’ tidak disertai penjelasan siapa saja yang dimaksud, sehingga menimbulkan kesan bahwa informasi ini diproduksi secara terencana untuk menyandera reputasi AHY,” ujarnya.

“Frasa ‘2 Orang Kolonel usulan AHY’ tidak disertai penjelasan siapa saja yang dimaksud, sehingga menimbulkan kesan bahwa informasi ini diproduksi secara terencana untuk menyandera reputasi AHY,”

Herzaky menekankan bahwa Partai Demokrat akan terus memantau dan mengklarifikasi setiap isu yang mengancam nama baik ketua umumnya. Ia juga meminta masyarakat untuk mempertimbangkan keterangan resmi dari pihak partai sebelum menyebarluaskan berita yang belum terverifikasi. “Kami yakin bahwa setiap informasi yang disampaikan harus didukung oleh bukti-bukti yang jelas, bukan sekadar asumsi atau fakta yang tidak pernah dibuktikan,” pungkas Herzaky.

Perspektif Umum tentang Kasus BGN

Kasus BGN ini tidak hanya melibatkan Sony Sonjaya, tetapi juga sejumlah pihak lain yang dikenai tuntutan hukum. Proses penyelidikan yang berlangsung mencakup investigasi terhadap penggunaan dana MBG, termasuk pembagian keuntungan dalam bentuk pengadaan makanan dan pengelolaan logistik. Dalam hal ini, Partai Demokrat menegaskan bahwa AHY tidak pernah memiliki peran dalam pengambilan keputusan atau penerimaan keuntungan dari program tersebut.

Herzaky menambahkan bahwa AHY selama ini menjadi tokoh yang diharapkan mampu menjaga kredibilitas Partai Demokrat. “AHY adalah salah satu dari beberapa anggota partai yang aktif dalam menyelesaikan berbagai isu kebijakan, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia berharap, dengan penjelasan ini, masyarakat dapat lebih memahami bahwa AHY tidak terlibat dalam kasus korupsi yang kini menimpa Sony Sonjaya.

Dengan demikian, Partai Demokrat menegaskan bahwa informasi yang menyebar tentang keterlibatan AHY dalam kasus BGN adalah salah. “Kabar tersebut jelas merupakan upaya untuk memperlebar lingkup kasus dan mengubah persepsi publik terhadap AHY,” tegas Herzaky. Ia juga menyoroti pentingnya kejelasan dalam penyampaian informasi, terutama di era media sosial yang cepat menyebar.

Herzaky berharap, berbagai pihak yang mengunggah informasi tersebut dapat memberikan penjelasan lebih rinci mengenai sumber dan dasar fakta dari klaim tersebut. “Jika ada bukti bahwa AHY benar-benar terlib