Key Strategy: Klarifikasi Sarwendah soal Anaknya Sebut Giorgio Antonio 'Papah'
Sarwendah Klarifikasi Anaknya Sebut Giorgio Antonio 'Papah'
Key Strategy - Dalam Key Strategy, artis Sarwendah memberikan penjelasan terkait video viral yang memperlihatkan putrinya, Thania Putri Onsu, menyebut Giorgio Antonio sebagai 'Papah'. Sarwendah menegaskan bahwa ucapan tersebut muncul secara alami dan tidak dipengaruhi oleh instruksi atau perintah dari dirinya. Ia menjelaskan bahwa masyarakat terkadang salah paham, terutama mengenai hubungan antara Giorgio Antonio dan dirinya.
Penjelasan Sarwendah Soal Video Viral Anaknya Sebut Giorgio Antonio 'Papah'
“Ini yang perlu diklarifikasi terkait soal suruh anak panggil Daddy. Aku enggak ngajak,” kata Sarwendah dalam wawancara yang tayang di program TikTok Dramahalu, Minggu (14/6). Menurutnya, anak-anak sering kali mengucapkan sesuatu secara spontan, sehingga sulit untuk dikendalikan sepenuhnya.
Key Strategy menyoroti bahwa Sarwendah mengakui tidak ada upaya khusus untuk mengubah panggilan yang digunakan anak-anaknya. Ia menegaskan bahwa dalam lingkungan keluarga, anak-anak bisa memperoleh pengaruh dari berbagai pihak, termasuk Giorgio Antonio yang terlibat dalam kehidupan Thania secara aktif. “Namanya anak-anak, kan enggak bisa di-briefing ya, enggak bisa disuruh,” sambungnya.
Konteks Hubungan Sarwendah dan Giorgio Antonio
Sarwendah menjelaskan bahwa hubungan dengan Giorgio Antonio adalah khusus, bukan hubungan ayah tiri atau orang yang mengklaim hak atas anaknya. Ia menekankan bahwa panggilan 'Papah' yang digunakan Thania hanyalah refleksi dari kebiasaan lingkungan sekitar, termasuk interaksi dengan orang dewasa yang dekat.
“Mungkin karena Giorgio Antonio sering berinteraksi dengan Thania, jadi dia menganggapnya sebagai bagian dari keluarga,” tambah Sarwendah. Ia menambahkan bahwa situasi ini tidak mengubah status Giorgio Antonio sebagai sahabat, tetapi lebih ke peran yang diambil anak-anak dalam mengakui kehadiran seseorang dalam kehidupan mereka.
Sarwendah berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam memahami konteks hubungan antara Giorgio Antonio dan anak-anaknya. Dalam Key Strategy, ia juga mengingatkan bahwa orang dewasa bisa menjadi figur yang terasa seperti orang tua bagi anak, terutama jika sering terlibat dalam aktivitas sehari-hari. “Kalau Giorgio Antonio membantu merawat Thania atau bermain dengannya, itu wajar jika dia merasa seperti papah,” imbuhnya.
Key Strategy menyoroti bahwa Sarwendah berusaha menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Giorgio Antonio dan keharmonisan dalam keluarga. Ia menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah menciptakan lingkungan yang nyaman, bukan mengatur cara anak-anak berbicara. “Mereka bisa memilih siapa yang mereka anggap seperti papah, tapi itu bukan tugas aku untuk menentukan,” katanya.
Dalam Key Strategy, Sarwendah menyebutkan bahwa video viral tersebut memicu berbagai pertanyaan dari publik. Namun, ia berharap masyarakat bisa memahami bahwa panggilan 'Papah' hanya bentuk ekspresi anak-anak, bukan pengakuan resmi. “Kalau lihat dari video, orang-orang langsung mengira Giorgio Antonio adalah ayah Thania, padahal itu belum tentu benar,” jelas Sarwendah.